Pemberantasan

Pencegahan & Pemberdayaan Masyarakat

Terkini



Rabu, 13 November 2019

Kegiatan Pembinaan Teknis Bidang Perencanaan dan Anggaran

ADAN NARKOTIKA NASIONAL KOTA JAKARTA UTARAHari/Tanggal : Rabu, 13 November 2019Kegiatan : Kegiatan Pembinaan Teknis Bidang Perencanaan dan Anggaran* Materi*: Ibu Kasiani selaku Kepala Bagian Program dan Rencana bersama dengan Bpk. Toni Ari Susanto selaku Kasubbag Anggaran BNN menjelaskan kembali alur perencanaan program dan anggaran di lingkungan BNN.Pada perencanaan program dan anggaran di lingkungan BNNP DKI Jakarta dan BNN Kota masuk pada tahapan penyusunan Pagu dan RKAKL melalui Standar Aktivitas yang sudah ditentukan sebelumnya. Pada penyusunan dan perincian pagu merujuk pada Renja (rencana kerja) yang sudah dibuat oleh BNN RI.Selain materi perencanaan program dan anggaran, disampaikan juga materi revisi anggaran. Ibu Kasiani menghimbau kepada seluruh satker di DKI Jakarta untuk tetep meminimalisir kegiatan revisi anggaran melalui DJA dan juga menghimbau penyerapan anggaran di setiap satker untuk dioptimalisasikan sehingga mampu mencapai penyerapan keseluruhan BNN sebesar 95 - 97% di akhir tahun 2019.Setelah pemberian materi bimtek, dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan sharing tentang perencaan anggaran dan revisi anggaran di satker masing-masing.Lokasi : Ruang Rapat BNN Provinsi DKI JakartaPersonil 1. Kabag Program dan Anggaran, dra. Kasiani 2. Kasubbag Anggaran BNN, Tony Ari Susanto, SE 3. Perencana Anggaran Subbag Anggaran bagian program dan anggaran, Dwi Sulis Setiyanto,SEInstansi yang terlibat : 1. BNNP DKI Jakarta 2. BNNK Jakarta Utara 3. BNNK Jakarta Timur 4. BNNK Jakarta SelatanPeserta: 1. Peter Bunjani 2. Ahmad Taufiq HidayatSumber biaya : Dipa BNN










Terkini


Kamis, 14 Maret 2019

PENGUNGKAPAN KASUS NARKOTIKA JENIS HAPPY WATER WILAYAH KOTA JAKARTA UTARA

Pada bulan Maret tahun 2019, seksi Pemberantasan BNN Kota Jakarta Utara kembali mengungkap Kasus Narkotika di Apartemen wilayah Pademangan Timur, Jakarta Utara dengan rincian tersangka sebanyak 2 orang dengan kronologis sebagai berikut :

  • Pada hari Selasa tanggal 12 Maret 2019 sekitar pukul 10.00 WIB, seksi Pemberantasan BNN Kota Jakarta Utara mendapatkan informasi terkait peredaran gelap narkotika di Apartemen wilayah Pademangan Timur, Jakarta Utara. Selanjutnya petugas BNN Kota Jakarta Utara melakukan penyelidikan kemudian sekitar pukul 20.50 WIB melakukan penangkapan terhadap 2 (dua) orang tersangka berinisial T dan B di Apartemen wilayah Pademangan Timur, Jakarta Utara. T adalah pacar B.
  • Selanjutnya petugas melakukan penggeledahan dan disaksikan oleh security dan manajemen apartemen. serta disita barang bukti berupa :
  1. 26 (dua puluh enam) pack NutriSari Premium ala Jus Mangga setara dengan berat bruto total ± 477,88 gram. Barang Bukti ini mengandung Methamphetamine dan Benzoate dengan efek yang ditimbulkan seperti mengkonsumsi Inex/Ekstasi. Barang bukti ini sering disebut dengan nama Happy Water.
  2. 18 (delapan belas) butir Ekstasi jenis Pink Monkey setara dengan berat bruto total ± 9,94 gram.
  3. 1 (satu) paket berisikan serbuk warna putih dengan berat bruto ± 0,74 gram. Barang bukti ini mengandung Morphine, Amphetamine, dan Methamphetamine.
  4. 1 (satu) paket berisikan serbuk warna putih-kekuningan dengan berat bruto ± 0,58 gram. Barang bukti ini mengandung Benzoate.
  5. 2 (dua) paket berisikan serbuk warna putih dengan berat bruto ± 6,08 gram. Barang bukti ini mengandung Methamphetamine.
  6. 21 (dua satu) butir tablet H-5 setara dengan berat bruto ± 4,74 gram.
  7. 1 (satu) paket ketamine dengan berat bruto ± 0.1 gram.
  8. 1 (satu) unit timbangan digital.
  9. 3 (tiga) pack plastik klip.
  • Berdasarkan hasil pemeriksaan, T dan B merupakan perantara jual beli dan pengedar di tempat hiburan malam berinisial “C” di daerah Jakarta. Modus operandi yang dilakukan T dan B adalah T dan B membeli barang bukti tersebut di Malaysia dan diedarkan di tempat hiburan malam berinisial “C” tersebut.
Kedua tersangka T dan B diancam pasal 114 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) dan pasal 112 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun penjara maksimal hukuman mati.


Kamis, 14 Maret 2019

PENGUNGKAPAN KASUS NARKOTIKA JENIS HAPPY WATER WILAYAH KOTA JAKARTA UTARA

Pada bulan Maret tahun 2019, seksi Pemberantasan BNN Kota Jakarta Utara kembali mengungkap Kasus Narkotika di Apartemen wilayah Pademangan Timur, Jakarta Utara dengan rincian tersangka sebanyak 2 orang dengan kronologis sebagai berikut :

  • Pada hari Selasa tanggal 12 Maret 2019 sekitar pukul 10.00 WIB, seksi Pemberantasan BNN Kota Jakarta Utara mendapatkan informasi terkait peredaran gelap narkotika di Apartemen wilayah Pademangan Timur, Jakarta Utara. Selanjutnya petugas BNN Kota Jakarta Utara melakukan penyelidikan kemudian sekitar pukul 20.50 WIB melakukan penangkapan terhadap 2 (dua) orang tersangka berinisial T dan B di Apartemen wilayah Pademangan Timur, Jakarta Utara. T adalah pacar B.
  • Selanjutnya petugas melakukan penggeledahan dan disaksikan oleh security dan manajemen apartemen. serta disita barang bukti berupa :
  1. 26 (dua puluh enam) pack NutriSari Premium ala Jus Mangga setara dengan berat bruto total ± 477,88 gram. Barang Bukti ini mengandung Methamphetamine dan Benzoate dengan efek yang ditimbulkan seperti mengkonsumsi Inex/Ekstasi. Barang bukti ini sering disebut dengan nama Happy Water.
  2. 18 (delapan belas) butir Ekstasi jenis Pink Monkey setara dengan berat bruto total ± 9,94 gram.
  3. 1 (satu) paket berisikan serbuk warna putih dengan berat bruto ± 0,74 gram. Barang bukti ini mengandung Morphine, Amphetamine, dan Methamphetamine.
  4. 1 (satu) paket berisikan serbuk warna putih-kekuningan dengan berat bruto ± 0,58 gram. Barang bukti ini mengandung Benzoate.
  5. 2 (dua) paket berisikan serbuk warna putih dengan berat bruto ± 6,08 gram. Barang bukti ini mengandung Methamphetamine.
  6. 21 (dua satu) butir tablet H-5 setara dengan berat bruto ± 4,74 gram.
  7. 1 (satu) paket ketamine dengan berat bruto ± 0.1 gram.
  8. 1 (satu) unit timbangan digital.
  9. 3 (tiga) pack plastik klip.
  • Berdasarkan hasil pemeriksaan, T dan B merupakan perantara jual beli dan pengedar di tempat hiburan malam berinisial “C” di daerah Jakarta. Modus operandi yang dilakukan T dan B adalah T dan B membeli barang bukti tersebut di Malaysia dan diedarkan di tempat hiburan malam berinisial “C” tersebut.
Kedua tersangka T dan B diancam pasal 114 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) dan pasal 112 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun penjara maksimal hukuman mati.


Suara Masyarakat


DATA STATISTIK BNNP DKI JAKARTA

124

Total Kasus Narkoba

163

Total Tersangka Kasus Narkoba

2,025

Total Pasien Penyalahgunaan

290

Jumlah Penggiat Anti Narkoba

508,632

Jumlah Sebaran Informasi